09 July 2012

Lebih Baik Pasar Seni Tradisional

pasar seni  sukawati
fenomena pasar modern kini telah menjadi tren di kalangan pebisnis indonesia. dengan berbagai bonus di paket franchise/waralaba yang berikan, membuat para pebisnis banyak yang tertarik untuk bergabung. waralaba mini market contohnya, kini sedang booming bahkan hingga ke pelosok-pelosok desa sudah ada yang membangun mini market berbasis waralaba.

pangsa pasar kerajinan tangan tradisional kini juga tak dilewatkan untuk di format ulang baik konsep pemasarannya maupun kemasan barang kerajinannya. pasar seni modern. ya.. pasar seni modern kini mewabah di daerah-daerah kunjungan wisata favorit. Bali sebagai ikon pariwisata indonesia tak luput dari terjangan bisnis pasar seni modern ini.

kenyamanan dalam berbelanja, harga yang bisa lebih murah, kemasan yang menarik, dan bahkan pelayanan yang buka hingga 24 jam ada di daerah Bali. banyak memang kemudahan yang di janjikan kepada konsumen. apalagi kerjasama yang dijalin para pemilik pasar seni modern dengan para pengusaha travel agent. dengan pembagian komisi yang menggiurkan, maka travel agentpun mengarahkan tamu-tamu mereka ke pasar seni modern yang menjalin kerjasama dengannya.

bagaimana nasib pedagang di pasar seni tradisional???
dengan tumbuhnya pasar-pasar seni modern menyebabkan omset penjualan mereka menurun. biasanya para wisatawan berburu barang kerajinan di pasar tradisional. walaupun tempatnya sederhana terkadang sedikit kotor (meskipun sudah selalu berusaha dibersihkan) tapi dari pasar tradisional inilah ekonomi pedagang kecil bisa berputar.

kenapa harus memilih belanja di pasar tradisional???
1. jika tujuan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan, maka jika anda memilih untuk berbelanja di pasar tradisional akan turut membantu mensukseskan program pemerintah ini.

2. dampaknya terasa langsung ke masyarakat menengah kebawah yang mencoba meraih penghasilan dengan ide-ide kreatif dari barang kerajinan yang mereka ciptakan.

3. tidak menguntungkan satu pihak saja! hanya pemodal besarlah yang bisa membuat pasar seni modern. ini cenderung ke arah kapitalis. dengan berbelanja di pasar seni tradisional maka anda turut mengembangkan ekonomi kerakyatan.

tapi berbelanja adalah pilihan. tentu saja anda akan mengatakan, " ini uang saya. dan saya mau belanjakan sesuka saya dong! kenapa loe yang repot??". memang begitulah adanya. saya hanya bisa memberikan saran untuk kemajuan bersama. selanjutnya terserah anda.

anda datang berlibur ke bali? ayo berbelanja ke pasar tradisional :-)

Artikel Terkait Lainnya Seputar:



4 comments:

haha mas muhamad bisa aja :D
kan bener lebih baik kita dukung ekonomi yang pro rakyat hahaha

rumah saya sekitar 15menit kearah timur pasar seni sukawati tepatnya di kecamatan blahbatuh, Gianyar.
Saya lbh memilih berbelanja kerajinan di pasar seni sukawati mengingat.
1. Jarak rumah lebih dekat ketimbang pasar seni modern.
2. Harga lebih terjangkau karena ada aktifitas tawar menawar disini. Jadi jika ada teman dari luar daerah nitip dibelikan kerajinan bali maka saya akan mendapatkan keuntungan yang besar.
3. Barang relatif lebih banyak dan beragam.
4. Lingkungan lebih friendly, kalo kita kecapean muter2 naik-turun pasar kita bisa beristirahat misalkan dengan menyantap bakso atau minum es campur disekitar sana.

Kekurangannya:
1. Disetiap jengkal pasar seni anda akan dipanggil pedagang yang sedang menawarkan dagangannya, rada2 kurang nyaman gt padahal belum tentu mau beli.
2. Bahkan saat beristirahat diwarteg kita akan diserbu beberapa pedagang asongan menjajakan pernak-pernik yang dijual, bajkan beberapa pedagang sanggup mengaku belum makan dari pagi gara2 dagangannya blm laku.
3. Lingkungan pasar tradisional, agak sedikit kotor walaupun sudah dibersihkan berkali-kali.
Namun mengingat keuntungan yang didapat saya tetap lebih memilih berbelanja di pasar seni tradisional.

Berbeda dengan pasar seni modern, keuntungan yang didapat hanya karena tempat yang nyaman saja, kekurangannya adalah harga yang lebih mahal, bahkan ada yang seharga 2xlipat dari barang yang pernah saya beli seminggu sebelumnya di pasar seni tradisional, mungkin akibat kesepakatan untuk berbagi keuntungan dengan pihak travel agent.
Jadi kesimpulannya berbelanja di pasar seni modern tidak memberikan manfaat apapun bagi saya, jika ada barang sama yang lebih murah kenapa beli ditempat yang lebih mahal?

Btw ini adalah kunjungan balasan dari arlan85.com salam bersahabat ^^

@arlan, trimakasih atas kunjungannya. salam blogger :D

pasar modern bisa ramai mungkin karena sistem bagi hasil/komisi dari pihak pasar modern ke travel agent. makanya travel agent menggiring wisatawannya untuk berbelanja kesana. meskipun tak semua travel agent seperti itu, karena masih ada yang memprioritaskan pasar tradisional.

memang sebaiknya kita ke pasar tradisional saja hahaha :D

Post a Comment

Salam Hangat dari Dewa Setiawan.
silahkan menggunakan form dibawah ini untuk memberikan komentar tentang postingan ini. Jangan lupa untuk Like FB Fans Page saya.